TRADING FOREX VS SAHAM, CONDONG KEMANAKAH ANDA?

Story by: Karlina Armady
Published: September 13, 2019
Viewed 214 times

Karlina is a Senior Trading Advisor who has more than 5 years experience in financial trading. She also manage the famous CAT certification program Institute as school principal. She is here to inspire you with great stories and motivations.

Story by: Karlina Armady
Published: September 13, 2019
Viewed 214 times

Karlina is a Senior Trading Advisor who has more than 5 years experience in financial trading. She also manage the famous CAT certification program Institute as school principal. She is here to inspire you with great stories and motivations.


TRADING FOREX VS SAHAM, CONDONG KEMANAKAH ANDA?

Trading bukan asal dan sembarangan trading, tapi juga butuh sense dan passion di dalamnya. Jika anda baru saja ingin meniatkan diri anda untuk terjun di dunia investasi dan trading, maka anda harus bersiap! Bukan hanya sekedar bicara modal yang harus disiapkan, namun juga diri anda dalam memilih yang mana yang paling cocok untuk anda geluti dan dapat bertahan hingga goals yang anda inginkan tercapai. Begitu banyak pilihan dalam dunia financial market ini, yang saat ini paling diminati adalah trading forex dan saham, namun CONDONG KEMANAKAH ANDA? Yap artikel ini akan membahasnya, Kita akan bahas satu persatu tentang trading forex dan saham ini. Sehingga pada akhirnya anda dapat memutuskan untuk memulai salah satu jenis trading di financial market ini.

Yuk Kita Bahas Tentang Trading Forex dan Saham.

  • PEROLEHAN KEUNTUNGAN

    Perolehan keuntungan dari saham ada dua jenis, yaitu capital gain dan dividen. Capital gain merupakan selisih antara harga saham saat beli dengan harga saham saat jual, mirip dengan selisih harga yang merupakan keuntungan dari perdagangan forex. Namun selain capital gain, saham juga ada keuntungan berupa dividen yang tidak akan ada dalam forex. Dividen adalah pembagian laba per lembar saham yang dibagikan oleh perusahaan penerbit saham. Pedagang saham ada yang bertujuan untuk mendapatkan capital gain, tetapi juga ada yang ingin mendapaatkan dividen. Tujuan yang berbeda-beda ini adalah salah satu yang membedakan karakter investor di pasar saham dna investor di pasar forex.
     
  • WAKTU PERDAGANGAN

    Trading Forex dalam hal ini bebas akses selama 24 jam tanpa henti. Mengejutkan bukan? Jam perdagangan mata uang asing atau pasar global tetaplah aktif seperti biasa mulai Senin sampai Jumat, sedangkan libur pada hari Sabtu dan Minggu saja. Dengan begitu kesempatan trader mengelola semua kegiatan transaksi jual beli semakin leluasa tanpa dipatok jadwal.

    Saham hanya bisa diperdagangkan di waktu-waktu tertentu sesuai jam buka di Bursa Efek Indonesia, misalnya sebagai berikut:
    1. Senin-Kamis pukul 09.00-12.00 (sesi 1) dan pukul 13.00-16.00 (sesi 2)

    2. Jumat pukul 09.00-11.30 (sesi 1) dan pukul 14.00-16.00 (sesi 2)
     
  • JUMLAH DAN JENIS PRODUK YANG DIPERGADANGKAN

    Jenis produk yang diperdagangkan di forex lebih sedikit dibandingkan saham. Mayoritas forex memfokuskan perdagangan pada 7 pasangan mata uang yang berbeda yang akan dijelaskan dibawah ini. Ada Empat Pasangan Mata Uang Besar, Meliputi:
    1. EUR/USD
    2. USD/JPY
    3. GBP/USD
    4. USD/CHF

    Lalu, Tiga Pasangan Lainya adalah:
    1. USD/CAD
    2. AUD/USD
    3. NZD/USD

    Perdagangan mata uang lain disebut dengan cross currency, namun yang utama dalam trading forex adalah 7 mata uang di atas.

    Untuk saham, ini sangat berbeda dengan forex. Bursa saham memilili jenis saham yang bisa diperdagangkan dan sangat banyak dengan harga dari ratusan rupiah hingga puluhan ribu rupiah diperdagangkan per lembarnya. Bursa Efek Indonesia memilih lebih dari 500 jenis saham yang diperdagangkan dan listing.

     
  • JUMLAH KEUNTUNGAN

    Baik trading saham maupun trading Forex sama-sama memberikan keuntungan, asalkan Anda memahami cara memainkan atau mengelolanya. Namun perlu diperhatikan jika mata uang asing sifatnya selalu naik turun setiap detik di berbagai macam negara sehingga bisa saja Anda untung maupun rugi. Anda bisa mendapatkan keuntungan ketika harga turun maupun naik, bergantung pada posisi yang dipasang, apakah membeli atau menjual. Akan tetapi tetaplah memerhatikan kondisi pasar terlebih dahulu.

    Saham menerapkan aturan sangat ketat dan trader hanya boleh mengelola jenis tertentu saja. Bahkan ada pula saham yang harus mendapatkan izin khusus karena terdapat kebijakan internasional sehingga mempersulit Anda mendapatkan keuntungan dalam jumlah besar. Anda juga tidak bisa membeli jenis saham secara sembarangan.Nah, Mengenai jumlah keutungan dari Forex sendiri berbeda-beda karena berdasarkan mata uang asing yang diperjual belikan. Jadi, terlebih dahulu Anda pikirkan secara matang ingin menggunakan jenis mata uang dari negara mana saja yang sekiranya potensial serta memberikan selisih nilai tukar tinggi. Dengan begitu keuntungan terus mengalir setiap waktu dan dapat Anda ambil kapanpun jika suatu ketika perlu.

RECOMMENDATION FROM EXPERT:

  • Beberapa pertimbangan di atas adalah bekal anda untuk memulai bisnis di financial market sedini mungkin, Yuk jangan telat!. Tetapi, saya harus tetap mengingatkan untuk tetap KONSISTEN dengan apa yang akan anda terapkan!
  • Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
  • CALL atau Whatsapp ke +62 1111.98.03 dan cari KARLINA
click
click

Connect With Us:

Solutions

A Member Of

INDONESIA TECHNICAL ANALYST ASSOCIATION

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]