THE WINDOW DRESSING I : PELAJARI FENOMA INI DI SAHAM

Story by: Holis Syaputra
Published: July 20, 2019
Viewed 538 times

Holis is a trading advisor who active as a stock and futures trader. As a scalper, he uses price action strategy and simple indicator like Bollinger’s and Alligator’s to trade. He’s also someone who always gives courage to others to learn a positive lesson from all their mistake’s when trading nor investing.

Story by: Holis Syaputra
Published: July 20, 2019
Viewed 538 times

Holis is a trading advisor who active as a stock and futures trader. As a scalper, he uses price action strategy and simple indicator like Bollinger’s and Alligator’s to trade. He’s also someone who always gives courage to others to learn a positive lesson from all their mistake’s when trading nor investing.


THE WINDOW DRESSING I : PELAJARI FENOMA INI DI SAHAM

Menjelang akhir tahun seringkali menjadi momen yang ditunggu-tunggu kalangan pelaku bursa saham. Inilah waktu untuk memoles diri sehingga bisa tampil sedikit lebih cantik. Tidak hanya bagi emiten, tetapi juga para fund manager. Caranya adalah lewat window dressing. Wah menarik ya, sebenarnya apakah yang dimaksud dengan WINDOW DRESSING?

Windows Dressing adalah sebuah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi maupun perusahaan terbuka untuk mempercantik portofolio atau performa laporan keuangan sebelum ditampilkan kepada para pemegang saham. Kemudian, manajer investasi akan melaporkannya sebagai portofolio. Window dressing juga dikenal sebagai sebuah fenomena aktivitas di pasar yang cenderung bertujuan untuk memperbaiki kinerja portfolio, transaksi, atau apapun berkaitan dengan performa para pelaku pasar.

Waktu Saat Window Dressing Berlangsung 

Tentu saja bagi Anda yang masih pemula juga akan memiliki banyak sekali pertanyaan mengenai window dressing ini selain apa itu Pengertian Window dressing. Salah satunya yaitu mengenai kapan saja waktu terjadinya window dressing ini. Tahukan Anda jika sebenarnya window dressing ini tidak hanya terjadi pada akhir tahun saja. Window dressing ini ternyata juga bisa terjadi pada setiap kuartal, atau pada saat laporan keuangan per kuartal keluar. Hanya saja window dressing ini memiliki efek yang paling besar pada saat menjelang tutup buku yaitu pada akhir tahun. Bahkan efeknya juga bisa saja masih terasa pada saat awal tahun atau juga dikenal dengan January Effect.

Banyak Hal Terjadi Saat Window Dressing? 

Dengan melakukan penjualan pada saham yang dirasa tidak menguntungkan dan menambah jenis saham menguntungan, para manager keuangan dapat membuat laporannya terlihat lebih reliabel. Sehingga secara perhitungan tingkat pengembalian saham para investor akan naik secara berlipat. Untuk itu diharapkan pada saat manager keuangan melaporan kinerjanya, investor harus dengan jeli memperhatikan. Hal ini disebabkan penguatan saham yang dianggap baik oleh manager keuangan sebagian besar hanya akan bertahan lama. Untuk jangka panjang jelas kejadian ini merupakan sebuah kerugian.

Akibatnya ialah akan meningkatkan kas keluar untuk pembelian saam potensial pada akhir periode tutp buku. Selain itu, pemberlian saham yang dilakukan mendekati akhir tutup buku kuartalan maupun tahunan akan memberikan tingkat pengembalian yang berbeda. Tingkat pengembalian tertinggi akan berada pada saat tutup buku, namun sayangnya sebulan setelahnya tingkat pengembalian dari saham tersebut akan menjadi rendah bahkan hingga negative.

Yuk Memanfaatkan Momentum Window Dressing di Penghujung Tahun: 

  • Sebaiknya Anda tetap mempertimbangkan faktor fundamental dari saham yang akan dibeli. Jika Window Dressing tidak terjadi pada saham yang dibeli, Anda masih bisa memegangnya tanpa perlu terlalu kuatir. Jika sewaktu-waktu terkoreksi kembali, saham yang memiliki fundamental kuat umumnya memiliki daya tahan yang lebih kuat.
  • Investor sebaiknya memilih saham yang menjadi pendorong utama indeks. Biasanya saham penggerak indeks adalah bluechips atau perusahaan berkapitalisasi besar.
  • Sebaiknya tetap konfirmasikan dengan Analisis Teknikal atau dalam arti cari saham yang dalam kondisi cenderung naik.
  • Belum tentu Window Dressing terulang kembali. Oleh karena itu, bagi investor yang ingin berspekulasi di penghujung tahun, disarankan untuk tetap berhati-hati. Gunakan alokasi dana yang memang untuk spekulasi, bukan dana utama investasi.Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

RECOMMENDATION FROM EXPERT:

  • Jadi, diharapkan trader atau investor lebih sadar dan haus akan informasi mengenai fenomena seperti window dressing dan fenomena lainya karena hal ini sangat berpengaruh pada Portofolio dan Laporan keuangan suatu emiten di MARKET SAHAM.
  • Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI ini langsung dengan Saya untuk memaksimalkan profit anda.
  • Ingin tahu tentang solusi trading futures lebih detail? CALL atau Whatsapp ke +62 8788.42.50.484 dan cari HOLIS
click
click

Connect With Us:

Solutions

A Member Of

INDONESIA TECHNICAL ANALYST ASSOCIATION

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]