BEBERAPA FAKTA KUATNYA USD & ALASANNYA MENJADI MATA UANG DUNIA

Story by: Tria Okta Putri Tuban Oku
Published: November 28, 2018
Viewed 566 times

Tria Okta is Astronacci Trading Advisor. She is also active Trader in Stocks & Futures Market. Tria is a friendly trader who always motivate everyone to improve their skill. Follow her to become a succesful trader

Story by: Tria Okta Putri Tuban Oku
Published: November 28, 2018
Viewed 566 times

Tria Okta is Astronacci Trading Advisor. She is also active Trader in Stocks & Futures Market. Tria is a friendly trader who always motivate everyone to improve their skill. Follow her to become a succesful trader


BEBERAPA FAKTA KUATNYA USD & ALASANNYA MENJADI MATA UANG DUNIA

Tentu saja tak bisa dipungkiri bahwa Mata uang Amerika Serikat yaitu Dolar AS menjadi mata uang dunia sejak berpuluh-puluh tahun lamanya. Meski telah mengalami berbagai resesi, stagflasi, perang, dan beragam gejolak lainnya, Amerika Serikat dengan Dolarnya tetap saja dipilih oleh mayoritas negara di dunia sebagai mata uang cadangan mereka. Kenapa bisa banyak negara melakukan itu? Apa yang mata uang negara Paman Sam ini sangat-sangat dihargai?

  • Military Power



    Kekuatan militer, dari berbagai segi seperi intelejen, persenjataan, hingga pelatihan-pelatihan Amerika Serikat tentu merupakan yang terbaik di dunia. Sepanjang sejarah, khususnya di era penjajahan dan masa perang dunia, peristiwa-peristiwa di mana suatu mata uang menguat diiringi oleh kekuatan militer dominan bukanlah hanya satu atau dua kali, bisa kita ambil contoh Jepang dengan YENnya, dan China si Macan Asia. Bisa dikatakan bahwa negeri yang kuat secara militer bukanlah AS saja. Namun, mata uang negeri-negeri lainnya belum tentu mampu mngelahkan AS dan memiliki persyaratan lainnya seperti dolar.
     
  • Economic Power



    Tentu saja, hal yang paling memberikan dampak adalah kekuaran ekonomi dari Amerika Serikat itu sendiri. Mungkin di era sebelumnya, patokan kekuatan ekonomi suatu negara dihitung dari banyaknya cadangan Emas yang mereka miliki, tetapi kini sudah sangat berbeda. Semakin besar Gross Domestic Product (GDP) suatu negara dan besarnya volume transaksi multilateralnya, maka makin besarlah permintaan untuk mata uangnya. Lebih dari sekedar soal seberapa sehat ekonominya, suatu negeri mesti menjadi pusat permintaan barang dan jasa, sehingga mata uangnya bisa tersedia dengan mudah, didukung oleh sektor ekonomi yang kuat, dan bebas dari campur tangan pemerintah. Tak bisa dipungkiri bahwa hingga tahun 2018, Amerika Serikat merupakan negara dengan total GDP terbesar dan pertumbuhannya sangat consumer-driven, di samping juga memiliki berbagai industri besar berskala internasional. Nilai tukar mata uangnya pun diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar, tanpa adanya intervensi langsung dari pihak pemerintah.
     
  • Diplomacy Power



    Setiap negara pasti melakukan transaksi perdagangan maupun finansial dengan negara lain dengan siapa mereka punya hubungan yang harmonis, baik itu secara bilateral ataupun multilateral. Ini salah satu sebab terkuat mengapa Dolar AS tetap kokoh menjadi mata uang dunia. Kekuatan diplomasi AS mengungguli negara-negara lainnya, bahkan dibanding mereka yang memiliki kekuatan ekonomi dan militer nyaris mampu bersaing. Ini karena prestise diplomasi bukan soal berapa banyak negara yang "takut", melainkan pada seberapa mampu tim diplomat melobi, berkawan, dan meluaskan jaringan. On the other hand, maka negara yang mata uangnya tidak laku biasanya memiliki hubungan buruk dengan negara-negara lainnya. Bisa kita ambil contoh beberapa negara Afrika yang mata bisa dibilang hancur, seperti juga Korea Utara yang praktis hanya memiliki hubungan dagang dengan China, penukaran mata uangnya pun kabarnya terbatas di wilayah itu saja. Dalam konteks ini, maka bisa dipahami bagaimana Amerika Serikat yang terlibat dan puluhan perjanjian perdagangan dan aliansi lintas negara bisa membuat dolar jadi mata uang dunia.

Bisakah Posisi Dollar AS sebagai Mata Uang Dunia digantikan?

Pasti dan tentunya sangat bisa. Yang memiliki kemampuan untuk mencapai beberapa kondisi di atas bukan hanya Amerika Serikat saja. Faktanya, porsi Dolar AS dalam komposisi cadangan devisa dunia terus menurun dari tahun ke tahun (YOY). Ada berbagai alasan mengapa sejumlah negara mengurangi porsi Dolar dalam cadangan devisa-nya. Diantaranya adalah praktek anggaran defisit AS yang mengakibatkannya menanggung proporsi Debt-to-GDP cukup tinggi. Penurunan nilai Dolar AS dari waktu ke waktu juga membuat banyak pihak kurang menyukainya. Akan tetapi, meski pamor Dolar mulai memudar, bisa dilihat betapa masih cukup jauh jalan yang harus ditempuh Currency lain untuk melengserkan dominasinya sebagai mata uang dunia. China saat ini pun tengah berambisi memasang Yuan jadi mata uang dunia, tetapi perlu merintis dulu berbagai perjanjian dagang dengan banyak negara, juga secara bertahap melepas kontrol akan nilai mata uangnya dari tangan pemerintah ke mekanisme pasar.

click
click

Connect With Us:

A Member Of

INDONESIA TECHNICAL ANALYST ASSOCIATION

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]