CURRENT MOON





.

Gema Goeyardi

Pilih Deposito atau beli sahamnya?

Written by  Gema Goeyardi Rabu, 19 Oktober 2011 09:02
Rate this item
(1 Vote)
Sedikit pertanyaan yang cukup menarik, "Pilih deposito atau beli sahamnya?".Salah satu sektor saham yang paling menarik di Indonesia adalah perbankan. Sejak 5 tahun terakhir, secara statistik (sampling) dari 100 responden investor retail menyatakan bahwa mereka jarang mengalami kerugian fatal pada saat berinvestasi di saham-saham blue chip sektor perbankan. Pada saat krisis global tahun 2008 kita dapat melihat saham-saham perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia (BBRI IJ), Bank Mandiri (BMRI IJ), Bank Central Asia (BBCA IJ), dan Bank Negara Indonesia (BBNI IJ) memiliki prestasi yang brilian. Juga untuk pasar saham Amerika, saat itu yang paling menarik adalah saham Citibank (C) dan Bank of America (BOA) yang menyumbangkan keuntungan lebih dari 100% hanya dalam waktu singkat.

Adapun pertanyaan klasik yang mungkin dapat kita dengar seperti, "Harga saham bank sekarang sudah tinggi apakah masih mungkin naik lagi?". Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan gambaran tentang prospek saham-saham perbankan dan mengapa sektor ini cukup layak mendapat perhatian. Setelah membaca artikel ini anda mungkin akan bingung menentukan pilih deposito atau beli saham perbankan? Tentunya keputusan tetap di tangan pembaca dan harap disesuaikan dengan resiko yang nyaman untuk di tanggung.

Mengapa Sektor Perbankan Menarik?
Ada beberapa alasan mengapa saham-saham perbankan layak untuk di pertimbangkan sebagai tamu di portfolio anda. Baru-baru ini kita mengetahui bahwa Bank Indonesia menurunkan BI rate, maka hal ini akan menjadi fokus utama apakah hal ini memberi pengaruh positif atau negatif terhadap sektor ini.

1. Pengaruh penurunan BI rate untuk saham perbankan

BI rate menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 6.5%. Hal ini tidak terlalu berdampak pada saham perbankan karena dapat dikatakan bahwa BI agak sedikit terlambat untuk menurunkannya dimana beberapa bank sudah menurunkan suku bunga pinjaman mereka beberapa waktu sebelumnya. Sebagai contoh, rata-rata bank menurunkan bunga kredit modal kerja menjadi 12.5% pada Agustus 2011 dari sebelumnya 12.8% pada Desember 2010. Maka, penurunan BI rate tidak akan menjadi resistensi untuk laju saham-saham perbankan.

2. Pertumbuhan permintaan kredit yang pesat dari investasi dan konsumsi.

Pertumbuhan permintaan kredit hingga kuartal 3 2011 masih kuat dengan estimasi konsensus menunjukkan pertumbuhan sebesar 23.87% menjadi Rp2,054t. Kredit investasi bertumbuh yang paling cepat pada 30% dari 2010-2011 diikuti oleh kredit konsumer sebesar 24.8% dan kredit modal kerja sebesar 20.8%. Berdasarkan data dari koran Bisnis Indonesia (Unofficial), pertumbuhan loan-deposit ratio (LDR) mencapai 83.78%, dimana mencetak rekor tertinggi sejak September 2010 pada 76.8%. Dengan tingginya kredit investasi hal ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Indonesia sangat baik.

3. Estimasi pertumbuhan kredit tinggi untuk laporan keuangan kuartal 3

Untuk laporan keuangan kuartal 3 2011, saham-saham perbankan khususnya BMRI dan BBRI diperkirakan akan tumbuh dengan pesat. Hal ini akan menjadi katalis penguatan saham-saham sektor perbankan.


Apa yang harus kita lakukan?

Saya tetap pada pandangan positif untuk sektor perbankan ini. Pada analisa Astronacci, kita dapat melihat bahwa posisi planet Jupiter pada zodiac Taurus akan memberi dampak positif pada saham-saham perbankan hingga akhir 2012. Secara teknikal masih sangat memungkinkan untuk saham BBRI dan BMRI untuk mencetak all time high kembali. Melihat pertimbangan fundamental, pertumbuhan kredit yang tinggi akan menjadi fondasi kekuatan dari saham-saham perbankan.

Saham pilihan saya untuk sektor ini adalah Bank Rakyat Indonesia - BBRI (Target Price Rp7,500), Bank Mandiri - BMRI (Target Price Rp8,500), Bank Central Asia - BBCA (Target Price Rp8,900). Target price ini dapat dicapai dalam waktu maksimal 6 bulan dari sekarang.

Dengan prospek yang cerah seperti ini, maka anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan diversifikasi dana dari deposito untuk membeli saham perbankan tersebut diatas. Tentunya, dengan mempertimbangkan risk/reward ratio dan money management yang bertanggung jawab, saya yakin pertumbuhan modal anda akan menjadi lebih cepat.



Jika anda ingin mengetahui lebih detail WAKTU dan HARGA terbaik untuk membeli/menjual saham juga strategi trading di saat seperti ini bergabunglah dengan Astronacci Trading Room dan Astronacci Market Timing. Anda akan trading secara realtime dengan Gema Goeyardi dan berpeluang mendapat keuntungan di saat market tidak menentu. Jangan lewatkan saham-saham diatas.


Astronacci Trading Room

Astronacci Market Timing


Leave a comment