CURRENT MOON





.

Samuel Utomo, CFTe

The Inevitable Force of Uranus

Written by  Samuel Utomo, CFTe Jumat, 13 Juli 2012 13:06
Rate this item
(4 votes)

Selamat siang! IHSG kembali bergerak menguat! Mengejutkan? Tentu tidak! Kami telah meneropong prospek bottoming pada IHSG yang memberikan kesempatan bagi IHSG untuk kembali bergerak menguat pada hari ini. Pergerakan IHSG pada hari ini telah sesuai dengan kaitannya pada siklus Uranus Retrograde, yang secara historis siklus ini banyak memberikan efek bottoming pada pergerakan harga. Oleh karena itu, kita akan kembali berfokus pada target penguatan selanjutnya yang akan memuncak pada 19 Juli 12, minggu depan. Untuk sesi kedua nanti, kita masih melihat adanya potensi penguatan yang terbatas dari IHSG, sehingga dapat membawa IHSG untuk mempertahankan posisinya pada zona hijau hingga penutupan perdagangan hari ini. Mari kita diskusikan bersama bagaimana proyeksi pergerakan bursa lokal pada sesi kedua nanti!


Sectoral Analysis

Tepat seperti yang telah saya harapkan, saat ini indeks komposit dari sektor agribisnis (AGRI) telah bergerak mendekati area supply selanjutnya dan menyisakan sedikit ruang bagi sektor ini untuk melanjutkan penguatan hingga minggu depan. Namun ditengah siklus bullish dari IHSG yang berhasil membawa tren dari mayoritas sektor untuk menguat, kita melihat sebuah sektor, yang tak lain ialah sektor batubara, terus mengalami tekanan jual dari para pelaku pasar sehingga membuats sektor ini menjadi sulit untuk menelusuri kembali area resistance terdekatnya.

Bagaimana prospek dari sektor batubara saat ini?

Tentu pelemahan yang membawa sektor ini untuk bergerak secara anomali tidak lepas dari isu-isu negatif yang membayanginya. Saya akan mengambil perspektif dari permintaan akan batubara dunia secara global. Seperti yang telah kita ketahui bahwa China merupakan tujuan ekspor dari para produsen batubara global. Sehingga hilangnya permintaan dari negara tersebut akan menyebabkan sentimen negatif yang cukup berlebihan. Mari kita lihat pada faktanya sat ini!

Penurunan permintaan batubara dari China dapat diasosiasikan dengan makin melambatnya tingkat pertumbuhan ekonomi dari negara tersebut, sehingga memaksanya untuk menekan pembelian batubara yang cenderung ekspansif seperti pada periode-periode sebelumnya. Disamping itu, saat ini China telah membuka jalur khusus yang memungkinkan transportasi batubara dari perbatasan Mongol menuju ke daratan China. Mongol sendiri memproduksi sebanyak 30 juta ton batubara pada tahun fiskal 2011, 75% diantaranya merupakan coking coal (seperti yang diproduksi oleh PT Borneo Lumbung Energi Tbk., BORN.JK) yang dijual dengan selisih harga sebesar US$25 dari harga pasar. Namun, kita harus melihat bahwa pertumbuhan negara tersebut semakin lambat kontras dengan prospek pertumbuhan negara kita yang relatif pesat, sehingga dalam jangka panjang, Indonesia akan membutuhkan pasokan batubara yang makin tinggi. Akibatnya, para produsen tidak perlu repot-repot untuk mengekspor batubara, dan cukup melemparnya ke pasar domestik.

Dari sudut pandang ini, kita dapat menarik benang merah bahwa saham-saham batubara sedang mengalami tekanan jual yang terlampau depresif dan membuat saham ini menjadi undervalued. Kita dapat memanfaatkan pelamahan yang masih dapat terjadi pada saham-saham batubara untuk melakukan bottom fishing.


 

AGRI

intradaychartSource: Astronacci International

 

Commentary. Indeks ini telah mendekati area supplynya, kita akan menantikan pembentukan peak dari sektor ini minggu depan sebagai sinyal untuk segal menutup posisi kita pada sektor agribisnis.


Regional market Analysis

Isu perlambatan pertumbuhan dari China belum memberikan dampak yang cukup signifikan pada bursa regional Asia. Justru, hal ini menjadi imbas positif bagi Jepang, yang mata uangnya banyak dijadikan substitusi dari Yuan. Para pelaku pasar menjadikan Yen sebagai investasi yang safe haven relatif terhadap Yuan, sehingga dalam jangka pendek kita akan melihat dampak positif pada Nikkei dengan penguatan yang akan segera dialaminya.


Nikkei

intradaychartSource: Astronacci International

Commentary. Nikkei akan mencoba bergerak menguat untuk menutup area gap yang terletak pada 8,965-8,977.

 

 

JCI's Chart Story

intradaychartSource: Astronacci International


Commentary. IHSG akan bergerak untuk menembus area resistancenya dan membentuk area higher high selanjutnya pada sesi kedua nanti.

Kesimpulan
Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, saat ini kita sedang berada pada siklus bullish dari IHSG yang berpeluang untuk berakhir pada 19 Juli 12 mendatang. Bagi Anda yang telah mendengarkan kami dan ikut melakukan akumulasi pembelian pada MAPI (buy at Rp6,800-6,900) dan PNLF (buy at Rp123), saya mengucapkan selamat untuk menikmati panen keuntungan Anda. Dalam rangka untuk memaksimalkan potensi keuntungan pada portofolio kita, mari kita kembali berfokus pada saham-saham yang masih berpotensi untuk bergerak menguat menuju area resistance selanjutnya seperti CPIN, MAPI, PNLF dan RANC.  Have a nice trade!

 

Check this first...

Analisa diatas hanya merupakan market outlook secara sederhana untuk dijadikan referensi singkat. Tidak dianjurkan untuk melakukan transaksi berdasarkan analisa singkat ini. Untuk mendapatkan analisa yang lebih detail mengenai strategi trading saham diatas seperti:
1. Prediksi Timing (Tanggal) beli dan jual
2. Harga beli dan jual terbaik
3. Money Management yang harus digunakan untuk saham ini dapat anda dapatkan secara lengkap dan intensif dengan mengikuti program Astronacci Trading Room dan Astronacci Market Timing yang dapat anda lihat dengan mengklik salah satu gambar dibawah ini.

Astronacci Trading Room
Astronacci Market Timing

 

Leave a comment