Smiggle: Lakukan 4 Langkah Ini Untuk Dapat Rp 2 Triliun

Story by:
Gema Goeyardi, CAT,CFTe,CWM,CSA,CTA
Published:
June 01, 2017
Viewed 4272 times

Gema is the founder of Astronacci Time Forecast. After featured in Forbes and Fortune, he also got a MURI Award as the an inventor of Astrology and Fibonacci trading method. Gema has proven succesfully turned USD2,000 to USD1,3 Million in 5 Years in Gold trading with Astronacci.

Story by: Gema Goeyardi, CAT,CFTe,CWM,CSA,CTA
Published: June 01, 2017
Viewed 4272 times

Gema is the founder of Astronacci Time Forecast. After featured in Forbes and Fortune, he also got a MURI Award as the an inventor of Astrology and Fibonacci trading method. Gema has proven succesfully turned USD2,000 to USD1,3 Million in 5 Years in Gold trading with Astronacci.


Smiggle: Lakukan 4 Langkah Ini Untuk Dapat Rp 2 Triliun

SMIGGLE: CREATIVITY IS THE SECRET TO BE VERY RICH

Hari ini saya akan membahas rahasia untuk menjadi kaya raya dan sukses dalam berbisnis melalui studi kasus dari Smiggle. Bagi kebanyakan orang pertanyaan “Bagaimana menjadi kaya dan sukses” adalah topik pembahasan menarik Karena tidak semua orang mampu mencapai tahap tersebut. Oleh Karena itu hari ini saya membagikan ulasan yang dapat menjadi inspirasi baru bagi kita semua.

Smiggle: When creativity makes an empire for them

Saat kita kecil dan masih berada di bangku SD, ingatkah anda bahwa pernak pernik alat tulis menjadi salah satu hiburan? Saya masih ingat ketika kelas 2 SD setiap kenaikan kelas adalah momen paling berbahagia dimana orang tua memberikan hadiah buku tulis, sepatu baru, kotak pensil, tas, dan seterusnya. Ini adalah tradisi yang ternyata tidak hanya di Indonesia tetapi hampir semua anak-anak menyukai momen kenaikan kelas dan mendapatkan hadiah barang-barang baru.


Budaya ini ternyata menjadi alasan utama Stephen Meurs and Peter Pausewang mendirikan Smiggle pada tahun 2003 di Melbourne, Australia yang pada akhirnya diakuisisi oleh Solomon Lew pada 2007 dan di tahun 2012 John Cheston aktif sebagai managing directornya.

Pada tahun 2016, melalui 52 toko diseluruh dunia Smiggle berhasil membukukan $188 Juta dimana hal ini merupakan 41.8% kenaikan dari revenue di tahun sebelumnya. Smiggle menjual alat tulis, tas, dan segala pernak pernik aksesoris untuk anak-anak dan secara langsung menjadi “surga” bagi mereka.

FIRST LESSON: Use our Brain to create something new

Pelajaran pertama yang bisa kita ambil dari Smiggle adalah bagaimana mereka merubah hal yang biasa menjadi luar biasa. Kebanyakan dari kita mungkin tidak pernah menyangka bagaimana mungkin kotak pensil, tas, dan aksesoris seperti ini akhirnya bisa menjadi komoditas baru yang menghasilkan ratusan juta dollar. Ketika anda melihat harga jual dari salah satu produk lalu melakukan estimasi biaya produksi produk tersebut saya yakin anda akan berdecak kagum melihat berapa % yang dihasilkan.



Apa rahasianya? KREATIFITAS. Sebuah kotak pensil kaleng yang mungkin di jual dengan harga USD3-5 di toko stationary tradisional tiba-tiba berubah menjadi USD30 di Smiggle hanya Karena branding, fancy, dan unique. Disinilah saya melihat bahwa founder sangat jeli dan genius untuk merubah barang biasa menjadi sangat luar biasa serta lebih hebatnya menjadi SURGA untuk anak-anak.



Otak kita diciptakan untuk dapat membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada sehingga hal ini harus menjadi motivasi dalam menggunakan kemampuan berpikir yang kita miliki untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa ketimbang memikirkan hal-hal yang tidak berguna.

Apalah artinya dari sebuah kotak pensil plastic? Tetapi ketika Smiggle merubahnya menjadi kotak pensil dengan design warna warni dan diemboss sehingga ada efek 3D maka kotak pensil yang umumnya seharga USD3 langsung berubah menjadi USD25-30.  Berapa % keuntungan yang dihasilkan hanya Karena kreatifitas pada tempat dan momen yang tepat?

SECOND LESSON: Aim the right market



Dalam dunia marketing kita harus mempelajari Marketing Strategy yang salah satunya berisi tentang Segmentation, Targeting, dan Positioning. Pengetahuan ini sangat penting untuk dimiliki pelaku usaha yang secara aplikatif disimpulkan sebagai Gap Filling. Dalam kehidupan di era globalisasi dan teknologi kita menghadapi perubahan yang begitu cepat sehingga hal ini menimbulkan GAP antara kebutuhan dan ketersediaan. Semakin besar gap yang terbuka maka semakin besar peluang usaha yang dapat kita lakukan.



Smiggle jelas mengetahui hal ini dan mereka melihat gap yang terjadi di wilayah edukasi dan bermain. Salah satu sifat dasar manusia adalah KONSUMTIF pada hal yang disukai tidak hanya dimiliki orang dewasa tetapi juga anak-anak. Kalau biasanya orang tua melarang anak untuk membeli banyak mainan maka Smiggle melihat bahwa konsep mainan yang FUN dapat ditransformasi kepada kebutuhan alat tulis dan aksesoris belajar. Sehingga, anak-anak akan mendapatkan experience FUN yang sama saat membeli alat tulis dibandingkan membeli mainan. Dalam hal ini maka orang tua tidak lagi bisa melarang anaknya untuk melampiaskan sifat konsumtif tersebut dan secara otomatis Smiggle menjadi toko mainan baru untuk anak-anak.



Proyeksi di tahun 2018-2019 Smiggle menargetkan 200 toko baru di United Kingdom (UK) siap untuk dibuka dan memenuhi kebutuhan anak-anak di UK maupun Eropa ketika liburan. Menariknya, Smiggle saat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata anak-anak setiap ada liburan.

Melihat fenomena ini Smiggle dapat dinilai telah berhasil menerapkan Segmentation, dan Positioning dengan baik. Dalam bisnis kita akan merasakan sulitnya berkompetisi dan tidak mampu meningkatkan margin / profit dari penjualan kita. Hal ini disebut the new challenge of globalization. Jalan keluar dari masalah ini adalah apabila anda dapat menjadi penyedia layanan/produk yang berbeda dan mengisi kekosongan yang terjadi akibat system (Gap).

THIRD LESSON: Think Globally and Deal with Universal Culture


Smiggle Managing Director - John Cheston

Salah satu kelemahan pelaku usaha traditional adalah mereka terpaku pada budaya lokal dan cenderung ikut arus. Tetapi, orang-orang sukses seperti Jack Ma, Mark Zuckerberg, Steve Job, dan lainnya cenderung menjadi ikan salmon melawan arus dan berpikir secara global. Hal ini akan sangat berguna dalam menentukan cara management dan product development usaha anda untuk dapat diterima oleh segala kalangan. Tidak hanya diterima tetapi mengisi kebutuhan yang kosong dari global needs. Ketika anda mampu berpikir seperti ini maka itulah saatnya anda memiliki tiket untuk menjadi orang yang sangat berhasil dalam bisnis yang dijalani.

Pemahaman bahwa tidak perlu menjadi pebisnis global dan lebih baik fokus pada market dalam negeri adalah resistensi besar untuk menjadi pebisnis raksasa. Mindset yang salah dalam berbisnis akan menyebabkan penurunan income dan net profit di akhir tahun. Oleh Karena itu, Astronacci dalam CAT certification Program (Chartered Astronacci Trader) selalu membentuk cara berpikir trader untuk menjadi pengusaha global dan tidak hanya sebagai trader tetapi suatu hari dapat menjadi seorang entrepreneur besar. Hal ini merupakan gap yang juga saya temui dimana trader jarang sekali mendapatkan wawasan bisnis yang baik sehingga suatu ketika bisa mengembangkan usahanya menjadi empire business.



FOURTH LESSON: Leverage and Go Public

Mengapa kita aktif di pasar modal ataupun pasar keuangan? Ya Karena kita ingin meleverage kekayaan kita menjadi berlipat ganda. Untuk itulah financial market di design dalam rangka menyediakan fasilitas para pebisnis untuk melipat gandakan kekayaannya.

Dalam melakukan usaha, apapun itu, selama anda sudah dengan jelas menentukan siapa target market dan bagaimana mengisi kekosongan, selanjutnya adalah menemukan formula yang tepat untuk meleverage bisnis anda.

Bagaimana caranya?

Sebuah bisnis haruslah dikelola dengan baik terutama menggunakan brand management yang professional. Brand value akan meningkatkan nilai usaha secara keseluruhan dan pada akhirnya anda dapat melakukan leverage bisnis tersebut dari sharing kepemilikan atau franchise.



Selain itu, opsi untuk melakukan IPO (Initial Public Offering) / Go public juga menjadi pilihan jangka panjang. Perusahaan sekelas Smiggle juga telah go public melalui holding companynya yakni Premiere Investmens, LTD di Australia Stocks Exchange. Konsep kerjanya adalah seperti PT Mitra Adi Perkasa (MAPI IJ) yang telah go public dengan berbagai macam brand seperti SOGO, Starbucks, dan lainnya. Dengan menjadi go public company maka usaha yang kita miliki akan mendapatkan benefit yang luar biasa dari sisi pajak dan juga kredibilitas dimana perbankan.

 

CONCLUSION

Semua orang ingin berhasil dan sukses tetapi tidak semua tahu bagaimana cara menuju sukses. Saya memulai dinasti Astronacci sejak 2008 dan hingga saat ini Astornacci telah berkembang luas hingga ke dunia aviation. Semua ada caranya dan anda dapat mempelajari kiat-kiat menjadi pengusaha sukses dengan modal kecil di Astronacci group. Program Chartered Astronacci Trader (CAT) tidak hanya mengajarkan anda cara trading tetapi juga mengembangkan portfolio/asset menjadi berlipat ganda dengan teori-teori dan prinsip bisnis yang benar.

Have a great day!
 

Others Gallery

Welcome To Thailand, The Land of Smiles! Welcome To Thailand, The Land of Smiles!

Welcome To Thailand, The Land of Smiles! Welcome To Thailand, The Land of Smiles!

Welcome To Thailand, The Land of Smiles! Welcome To Thailand, The Land of Smiles!

Welcome To Thailand, The Land of Smiles! Welcome To Thailand, The Land of Smiles!

Welcome To Thailand, The Land of Smiles! Welcome To Thailand, The Land of Smiles!

Welcome To Thailand, The Land of Smiles!

All photos are taken and copyrighted by E&M | Eienni Minni

click
click

Connect With Us:

A Member Of

INDONESIA TECHNICAL ANALYST ASSOCIATION

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]

Awards

Pada 1 Februari 2014, Gema Merdeka Goeyardi, MM, CAT, President Director & Founder Astronacci International menerima penghargaan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia) atas rekor "Metode Proyeksi Keuangan Pertama Menggunakan Ilmu Astrology dan Bilangan Fibonacci" di Jakarta. [ read more ]